privacy-pollicy

Wednesday

Jambore Pencak 2015 Yogyakarta, Ajang Silaturahmi Ribuan Pesilat



Jumat (29/5/2015) siang, para pesilat dari berbagai daerahdi Indonesia berkumpul di Panggung Budaya Pakualaman. Mereka bersaing untuk memperebutkan juara Festival Komposisi Gerak Pencak dalam rangkaian Jambore Pencak 2015 yang diadakan oleh Paseduluran Angkringan Silat. 

Lebih dari 6000 pesilat dari kawasan Jawa Barat hingga Jawa Timur turut serta dalam gelaran yang dilaksanakan dalam tiga hari mulai 28-30 Mei 2015. Ketua Panitia Pelaksana Jambore Pencak 2015, Ludyarto Bimasena mengatakan jika panitia menerima lebih dari 6500 pendaftar pada gelaran tahun 2015 ini.  

"Kami memang mempersilahkan siapa saja yang peduli pada pencak silat untuk terlibat dalam jambore ini dan tiap tahun pesertanya terus bertambah bahkan hingga 6500 di tahun 2015 ini," ungkapnya pada wartawan di sela gelaran.  

Pada hari ini peserta dari Yogyakarta dan sekitarnya telah memulai featival dengan kategori Komposisi Seni Pencak Silat. Tercatat tak kurang 24 perguruan turut serta dalam gelaran Jambore diantaranya seperti Tapak Suci, IKS PI Kera Sakti, Setia Hati Winongo dan beberapa perguruan lain. Sementara itu dari Jawa Timur ada pula Garis Paksi, Maenpo, dan dari Jakarta juga Jawa Barat mengirimkan wakil seperti Gambang Kromong Silibet juga Gendang Pencak Putra Oetama. 

Rangkaian acara Jambore Pencak 2015 ini akan berakhir pada tanggal 30 Mei dengan Gebyar Malam Pencak 2015 di Panggung Sewandanan Pakualaman. "Acara puncak besok seturut rencana akan dihadiri Mendikbud Anies Baswedan karena beliau mendukung pelestarian pencak silat sebagai budaya Indonesia," ungkapnya lagi. 

Jambore Pencak tahun ini merupakan kali keempat diselenggarakan di Yogyakarta. "Jambore ini memang dimulai pada tahun 2012 dan akhirnya menjadi event pariwisata nasional di mana terlibat pula pesilat dari luar negeri seperti Amerika dan Inggris," lanjutnya. 

Hari ini hingga besok beberapa rangkaian acara akan dilaksanakan yakni Bazar Pencak, Lomba Mewarnai dan Menggambar untuk Anak serta Kaulan yang akan dilaksanakan di Sewandanan Pakualaman. Sementara tanggal 31 Mei, akan diadakan pawai yang diikuti 7500 pesilat dan pemanah Jemparingan di sepanjang Jalan Malioboro. (*-33)YOGYA (KRjogja.com)

No comments:

Post a Comment

Jurnal Penelitian: Evolusi Lari dari Masa Prasejarah hingga Modern

  Abstrak Lari merupakan aktivitas fisik fundamental bagi manusia yang telah berkembang dan beradaptasi selama ribuan tahun. Jurnal peneliti...